Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia
Topografi wilayah Kabupaten Sorong yang sebagian besar berupa perbukitan tandus di bagian utara dan rawa-rawa di sisi selatan menjadi persoalan tersendiri bagi pengembangan pertanian, terutama tanaman bahan makanan. Meskipun telah diusahakan bertahun-tahun, namun belum menunjukkan angka kemajuan yang signifikan.
Tahun 2000 pendapatan per kapita kabupaten, yang masyarakatnya menjadikan beras sebagai makanan pokok, mencapai Rp 6,9 juta. Beras ini didatangkan dari Depot Logistik (Dolog) di Makassar. Ketergantungan dari daerah lain dalam memenuhi konsumsi beras cukup beralasan. Sebab Kecamatan Aimas-lokasi transmigran-sebagai penghasil padi terbesar di Kabupaten Sorong masih belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi beras keca-matannya sendiri.
Ketergantungan Kabupaten Sorong terhadap beras dari daerah lain tercermin dalam PDRB tahun 2000. Pertanian memang menjadi penyumbang terbesar, namun bukan dari tanaman bahan makanan. Sumbangan terbesar datang dari perikanan dan kehutanan yang merupakan sumber daya alam hayati. Oleh karena itu, sangat disayangkan pengurasan terhadap sumber daya alam yang terjadi selama ini tidak di-barengi dengan upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan hutan dan punahnya biota laut.
Selasa, 08 Juli 2008
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia
(sumber: http://www.kompas.co.id)
KAPAL-kapal berbendera asing yang mengangkut ratusan ribu meter kubik kayu merbau melintas begitu saja di Dermaga Sorong, tanpa pemeriksaan dokumen. Kapal-kapal tersebut memang nirdokumen. Penjarahan hutan dalam kurun waktu setengah tahun terakhir telah meraibkan harta senilai Rp 265 milyar, setara dengan 140 persen Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sorong tahun 2001. Salah satu hutan yang dijarah adalah Pulau Waigeo.Pulau Waigeo-sebuah kawasan di Kepulauan Raja Ampat-merupakan salah satu habitat burung indah khas Irian Jaya. Burung Cenderawasih, Kakatua hitam, Betet, dan Nuri. Sayang sekali mafia kayu semakin leluasa menjarah hutan, yang juga menjadi tempat tinggal satwa yang kian langka.
Kabupaten di ujung barat Irian Jaya ini memang kaya akan sumber daya alam. Lima puluh empat persen luas wilayahnya masih berupa hutan yang tersebar merata di 17 kecamatan. Hasil hutan memberikan peranan penting dalam perputaran roda perekonomian daerah. Hal ini tercermin pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2000. Kehutanan membukukan angka Rp 116,7 milyar. Bagaimana tahun 2001? Akan menjadi lain ceritanya kalau penjarahan hutan tidak mampu dikendalikan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong.
Kandungan kekayaan alam yang ada di perut bumi Sorong sudah banyak diketahui orang. Minyak bumi misalnya, menjadi salah satu contoh eksploitasi sumber daya alam yang saat ini dilakukan oleh Pertamina dan Santa Fe. Selain itu, tambang nikel juga sudah mengawali aktivitasnya di Pulau Gag, Sorong. Eksploitasi tambang di Sorong tahun 2000 mampu memberikan andil sebesar 34,93 persen dari total kegiatan ekonomi senilai Rp 1,06 trilyun. Sebagian besar tambang didominasi minyak bumi.
(sumber: http://www.kompas.co.id)
KAPAL-kapal berbendera asing yang mengangkut ratusan ribu meter kubik kayu merbau melintas begitu saja di Dermaga Sorong, tanpa pemeriksaan dokumen. Kapal-kapal tersebut memang nirdokumen. Penjarahan hutan dalam kurun waktu setengah tahun terakhir telah meraibkan harta senilai Rp 265 milyar, setara dengan 140 persen Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sorong tahun 2001. Salah satu hutan yang dijarah adalah Pulau Waigeo.Pulau Waigeo-sebuah kawasan di Kepulauan Raja Ampat-merupakan salah satu habitat burung indah khas Irian Jaya. Burung Cenderawasih, Kakatua hitam, Betet, dan Nuri. Sayang sekali mafia kayu semakin leluasa menjarah hutan, yang juga menjadi tempat tinggal satwa yang kian langka.
Kabupaten di ujung barat Irian Jaya ini memang kaya akan sumber daya alam. Lima puluh empat persen luas wilayahnya masih berupa hutan yang tersebar merata di 17 kecamatan. Hasil hutan memberikan peranan penting dalam perputaran roda perekonomian daerah. Hal ini tercermin pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2000. Kehutanan membukukan angka Rp 116,7 milyar. Bagaimana tahun 2001? Akan menjadi lain ceritanya kalau penjarahan hutan tidak mampu dikendalikan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong.
Kandungan kekayaan alam yang ada di perut bumi Sorong sudah banyak diketahui orang. Minyak bumi misalnya, menjadi salah satu contoh eksploitasi sumber daya alam yang saat ini dilakukan oleh Pertamina dan Santa Fe. Selain itu, tambang nikel juga sudah mengawali aktivitasnya di Pulau Gag, Sorong. Eksploitasi tambang di Sorong tahun 2000 mampu memberikan andil sebesar 34,93 persen dari total kegiatan ekonomi senilai Rp 1,06 trilyun. Sebagian besar tambang didominasi minyak bumi.
Minggu, 06 Juli 2008
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | perikanan
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | perikanan
Kabupaten Sorong Selatan adalah wilayah yang sangat kaya dengan potensi perikanan. Karakteristik topografi wilayah mebuat sektor perikanan di kabupaten ini berkembang baik perikanan air tawar, air payau maupun perikakan laut. Hal ini sangat memungkinkan untuk mengembangkan sektor perikanan menjadi sebuah sektor ekonomi andalan masyarakat.
Perikanan Air Tawar
Kemungkinan pengembangan budi daya air tawar sangat baik, karena terdapat sejumlah danau, yaitu Danau Ayamaru di Distrik Ayamaru dan Danau Aitinyo di Distrik Aitinyo, sungai besar dan kecil yang mengalir sepanjang musim terdapat di sebagian besar distrik. Usaha perikanan air tawar yang telah berjalan sampai saat ini adalah usaha penangkaran/keramba ikan mas, dan mujair di danau Ayamaru
Kabupaten Sorong Selatan adalah wilayah yang sangat kaya dengan potensi perikanan. Karakteristik topografi wilayah mebuat sektor perikanan di kabupaten ini berkembang baik perikanan air tawar, air payau maupun perikakan laut. Hal ini sangat memungkinkan untuk mengembangkan sektor perikanan menjadi sebuah sektor ekonomi andalan masyarakat.
Perikanan Air Tawar
Kemungkinan pengembangan budi daya air tawar sangat baik, karena terdapat sejumlah danau, yaitu Danau Ayamaru di Distrik Ayamaru dan Danau Aitinyo di Distrik Aitinyo, sungai besar dan kecil yang mengalir sepanjang musim terdapat di sebagian besar distrik. Usaha perikanan air tawar yang telah berjalan sampai saat ini adalah usaha penangkaran/keramba ikan mas, dan mujair di danau Ayamaru
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | perikanan
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | perikanan
Kabupaten Sorong Selatan adalah wilayah yang sangat kaya dengan potensi perikanan. Karakteristik topografi wilayah mebuat sektor perikanan di kabupaten ini berkembang baik perikanan air tawar, air payau maupun perikakan laut. Hal ini sangat memungkinkan untuk mengembangkan sektor perikanan menjadi sebuah sektor ekonomi andalan masyarakat.
Perikanan Air Tawar
Kemungkinan pengembangan budi daya air tawar sangat baik, karena terdapat sejumlah danau, yaitu Danau Ayamaru di Distrik Ayamaru dan Danau Aitinyo di Distrik Aitinyo, sungai besar dan kecil yang mengalir sepanjang musim terdapat di sebagian besar distrik. Usaha perikanan air tawar yang telah berjalan sampai saat ini adalah usaha penangkaran/keramba ikan mas, dan mujair di danau Ayamaru
Kabupaten Sorong Selatan adalah wilayah yang sangat kaya dengan potensi perikanan. Karakteristik topografi wilayah mebuat sektor perikanan di kabupaten ini berkembang baik perikanan air tawar, air payau maupun perikakan laut. Hal ini sangat memungkinkan untuk mengembangkan sektor perikanan menjadi sebuah sektor ekonomi andalan masyarakat.
Perikanan Air Tawar
Kemungkinan pengembangan budi daya air tawar sangat baik, karena terdapat sejumlah danau, yaitu Danau Ayamaru di Distrik Ayamaru dan Danau Aitinyo di Distrik Aitinyo, sungai besar dan kecil yang mengalir sepanjang musim terdapat di sebagian besar distrik. Usaha perikanan air tawar yang telah berjalan sampai saat ini adalah usaha penangkaran/keramba ikan mas, dan mujair di danau Ayamaru
Sorong Guide | Papua barat | Indonesia
Sorong Guide | Papua barat | Indonesia
Luas hutan di Kabupaten Sorong Selatan ± 13.805 Km2 yang meliputi hutan lindung, hutan konservasi dan hutan produksi. Hutan-hutan tersebut tergolong dalam hutan tropis, yang kaya akan flora dan faunanya. Sementara hutan sagu yang ada luasnya mencapai ± 4.000 Km2, sampai saat ini hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari sebagai bahan pangan masyarakat, baru sebagian kecil yang sudah diolah dan dijual di pasar lokal. Sedangkan hasil hutan lainnya, sampai saat ini pun belum termanfaatkan secara maksimal.
Melihat potensi hutan tersebut yang begitu besar, maka sektor ini diharapkan menjadi sumber penerimaan terbesar bagi Kabupaten Sorong Selatan. Sebaran masing-masing potensi tersebut adalah sebagai berikut :
1) Kayu bulat; tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Wayer, Aitinyo, Aifat, Aifat Timur, dan Seremuk;
2) Sagu, tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Teminabuan, Seremuk, Wayer, Moswaren, Aitinyo ;
3) Rotan, Damar, Kayu Lawang; tersebar di Distrik : Aitinyo, Ayamaru Utara, Mare, Aifat, Aifat Timur, dan Sawiat;
4) Kayu Gaharu; tersebar di distrik : Aifat Timur, Aifat, Aitinyo, Ayamaru Timur, Mare dan Sawiat.
Luas hutan di Kabupaten Sorong Selatan ± 13.805 Km2 yang meliputi hutan lindung, hutan konservasi dan hutan produksi. Hutan-hutan tersebut tergolong dalam hutan tropis, yang kaya akan flora dan faunanya. Sementara hutan sagu yang ada luasnya mencapai ± 4.000 Km2, sampai saat ini hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari sebagai bahan pangan masyarakat, baru sebagian kecil yang sudah diolah dan dijual di pasar lokal. Sedangkan hasil hutan lainnya, sampai saat ini pun belum termanfaatkan secara maksimal.
Melihat potensi hutan tersebut yang begitu besar, maka sektor ini diharapkan menjadi sumber penerimaan terbesar bagi Kabupaten Sorong Selatan. Sebaran masing-masing potensi tersebut adalah sebagai berikut :
1) Kayu bulat; tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Wayer, Aitinyo, Aifat, Aifat Timur, dan Seremuk;
2) Sagu, tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Teminabuan, Seremuk, Wayer, Moswaren, Aitinyo ;
3) Rotan, Damar, Kayu Lawang; tersebar di Distrik : Aitinyo, Ayamaru Utara, Mare, Aifat, Aifat Timur, dan Sawiat;
4) Kayu Gaharu; tersebar di distrik : Aifat Timur, Aifat, Aitinyo, Ayamaru Timur, Mare dan Sawiat.
Rabu, 02 Juli 2008
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Penduduk
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia | Penduduk
PENDUDUK
Penduduk asli yang mendiami Kabupaten Sorong adalah :
- Suku Mooi yang mendiami sebagian besar Kabupaten Sorong.
- Suku Ayamru yang mendiami daerah Ayamaru.
- Suku Inanwatan yang mendiami daerah Inanwatan.
- Suku Amer yang mendiami pulau-pulau Raja Ampat.
PENDUDUK
Penduduk asli yang mendiami Kabupaten Sorong adalah :
- Suku Mooi yang mendiami sebagian besar Kabupaten Sorong.
- Suku Ayamru yang mendiami daerah Ayamaru.
- Suku Inanwatan yang mendiami daerah Inanwatan.
- Suku Amer yang mendiami pulau-pulau Raja Ampat.
Senin, 30 Juni 2008
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia
Sorong Guide | Papua Barat | Indonesia
Sorong bukanlah kota wisatawan . Kota Sorong adalah pusat kota minyak yang tlah memudar, dengan berkarat atap timah yang meregang sepanjang delapan km pantai laut di ujung paling barat kepala burung. kata[kan kota secara penuh dengan kehidupan malamnya untuk aktivitas hari terang adalah bisnis tegas. Ada beberapa pulau dan pantai baik untuk dikujungi. Di Sorong, juga dapat ditemukan Monumen Jepang yang meninggal di sini di dunia Perang II dan casuarinas yang pohon berkembang dalam area
Sorong bukanlah kota wisatawan . Kota Sorong adalah pusat kota minyak yang tlah memudar, dengan berkarat atap timah yang meregang sepanjang delapan km pantai laut di ujung paling barat kepala burung. kata[kan kota secara penuh dengan kehidupan malamnya untuk aktivitas hari terang adalah bisnis tegas. Ada beberapa pulau dan pantai baik untuk dikujungi. Di Sorong, juga dapat ditemukan Monumen Jepang yang meninggal di sini di dunia Perang II dan casuarinas yang pohon berkembang dalam area
Langganan:
Postingan (Atom)